Resmi Gabung Klub Caracal, Rumania Borong 12 Unit Helikopter H225M dan IFV Lynx

Ambisi Rumania untuk memodernisasi kekuatan udaranya memasuki babak baru setelah parlemen negara tersebut menyetujui pengadaan 12 unit helikopter H225M Caracal dari Airbus Helicopters senilai 852 juta euro atau sekitar US$999,57 juta. Langkah strategis ini secara resmi membawa Rumania bergabung ke dalam “Klub Caracal”, menyusul negara-negara operator lain yang telah lebih dulu mengandalkan helikopter ini untuk misi Combat Search and Rescue (CSAR).

Baca juga: NAS 332 L1/L2 Super Puma: Helikopter “Air Force One” Republik Indonesia

Akuisisi tersebut bertujuan untuk menggantikan sebagian armada helikopter Puma (IAR-330) yang sudah uzur, hasil produksi lisensi industri lokal Industria Aeronautică Română pada era 1970-an. Menariknya, pembiayaan pengadaan ini akan didukung melalui program SAFE Uni Eropa yang difasilitasi oleh badan pengadaan pertahanan Perancis.

Tidak hanya berhenti pada 12 unit awal, Rumania juga menyiapkan rencana jangka panjang dengan opsi penambahan hingga 30 helikopter tambahan setelah tahun 2030 melalui anggaran nasional senilai 2 miliar euro. Opsi tersebut direncanakan mencakup kombinasi varian H225M dan H215M.

Selain sektor sayap putar, penguatan ruang udara Rumania juga dilengkapi dengan persetujuan pengadaan 12 radar pengawas udara senilai 258 juta euro, yang diyakini kuat merupakan sistem radar Thales GM200 untuk meningkatkan kewaspadaan di perbatasan.

Pengadaan helikopter ini merupakan bagian dari paket belanja militer raksasa Rumania dengan total nilai mencapai US$9,74 miliar atau sekitar 8,3 miliar euro. Dalam paket tersebut, Rumania juga menjatuhkan pilihan pada 232 unit kendaraan tempur infanteri (IFV) KF-41 Lynx dari Rheinmetall senilai 2,6 miliar euro, lengkap dengan opsi penambahan 66 unit lagi di masa depan.

Rheinmetall juga dipercaya memasok berbagai sistem pertahanan udara, mulai dari Skynex, Skyranger 35, hingga sistem penangkis serangan jarak dekat Oerlikon Millennium Close-In Weapon System. Di sektor kendaraan angkut personel, anak perusahaan General Dynamics di Rumania akan merakit 139 unit Piranha 5 senilai 831 juta euro, sebagai bagian dari target total 359 kendaraan lapis baja hingga tahun 2031.

Dengan keputusan ini, Rumania memperkuat posisinya di sayap timur NATO bersama deretan negara pengguna H225M Caracal lainnya di seluruh dunia.

Hingga saat ini, komunitas operator Caracal telah mencakup Perancis sebagai pengguna utama, disusul oleh Brasil, Malaysia, Indonesia (TNI AU), Singapura, Thailand, Kuwait, Meksiko, Hungaria, hingga Uni Emirat Arab. Kehadiran armada baru ini tidak hanya meningkatkan kemampuan SAR Tempur Rumania, tetapi juga memastikan kesiapan tempur mereka berada di level tertinggi dengan integrasi teknologi terbaru dari Airbus dan Rheinmetall. (Gilang Perdana)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *