Commando Ranger : Ranpur Lapis Baja Andalan Paspampres

Commando Ranger Paspampres dalam sebuah latihan penembakkan

Untuk melindungi orang nomer satu dan orang nomer dua di Republik ini, sudah barang tentu Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) harus dibekali dengan beragam perangkat perlindungan yang memadai. Untuk menunjang misi pengamanan VVIP tersebut, salah satunya dengan kendaraan tempur (ranpur) lapis baja yang dapat digunakan untuk misi evakuasi maupun pengawalan bersenjata.

Tentu ada syarat khusus untuk rampur Paspampres, diantaranya harus punya daya gerak dan mobilitas yang tinggi. Maka tak heran bila Paspampres sejak tahun 80-an mempercayakan Commando Scout dan Commando Ranger untuk misi tersebut. Commando Scout tak lain adalah panser ringan untuk keperluan pengawalan dan intai, sedangkan Commando Ranger merupakan kendaraan lapis baja angkut personel. Baik Commando Scout dan Commando Ranger, merupakan ranpur buatan Cadilage Cage, AS, umumnya dua ranpur ini digunakan secara duet dalam berbagai misi oleh Paspampres, untuk kru operatornya sendiri adalah dari Korps Kavaleri TNI AD.

Dilihat dari bentuknya, Commando Ranger cukup unik, tapi terlihat sangat kaku untuk sebuah kendaran militer. Desainnnya yang ‘kotak’ menjadikan Commando Ranger mudah dikenali, walau saya yakin banyak yang tidak tahu identitas dari ranpur ini. Sebagai ranpur angkut personel (armoured personel carrier), Commando Ranger mengandalkan senjata utama senapan mesin M-60 kaliber 7,62 mm. Meski versi yang dimiliki Indonesia tak dilengkapi kubah, tapi terdapat perisai baja untuk perlindungan juru tembak. Sudut putar senjata ini mencapai 270 derajat, dan untuk memudahkan dalam mengenali sasaran, sebuah lampu sorot juga ditanamkan pada dudukannya.

Commando Ranger Paspampres dalam simulasi latihan anti teror

Commando Ranger diawaki oleh 2 orang, yakni sopir yang merangkan komandan, sedangkan disampingnya adalah asisten penembak atau navigator. Perlu diketahui, sisi depan ranpur ini, atau tepatnya diantara apitan dua kaca anti peluru (depan dashboard), terdapat lubang senjata yang bisa dibuka tutup, hal ini diperlukan bila awak/personel di dalam mobil ingin memberikan bantuan tembakan. Tak cuma disitu, pada tiap-tiap pintu juga terdapat lubang serupa, di sisi kiri ada 2 lubang, sisi kanan2 lubang, dan di pintu belakang juga ada 2 lubang. Untuk personel yang bisa dibawa ranpur ini sebanyak 6 orang bersenjata lengkap.

Menilik dari sejarahnya, Commando Ranger mulai diproduksi pada akhir 1970-an hingga pertengahan tahun 80-an. Rancangan Commando Ranger mengacu pada mobil pick up Dodge 200 atau Dodge Ram. Selain AS, negara pengguna Commando Ranger diantaranya Indonesia, Filipina, dan Luxembourgh. Menurut informasi dari Wikipedia.com, Indonesia memiliki 22 unit Commando Ranger.

Dalam operasionalnya, ranpur ini lebih banyak ditugaskan untuk menjaga obyek-obyek yang sedang dihuni atau disinggahi oleh kepala negara. Tak heran bila Commando Ranger dan Commando Scout kerap nongkrong di sekitar kediaman Presiden/Walkil Presiden, juga saat Sidang Umum di DPR/MPR, ranpur ini kerap disiagakan di Senayan.

Tampilan 3 dimensi Commando Ranger

Tampak samping

Commando Ranger versi Ambulance

Mesin ranpur ini menggunakan jenis Mopar dengan bahan bakar bensir, sayang tidak diketahui lebih detail tentang kemampuan mesinnya. Sekelumit bisa digambarkan, kecepatan maksimum mampu dikebut hingga 113 Km per jam, dan jarak tempuh bisa mencapai 482 Km. Sebagai bentuk perlindungan, selain kaca yang anti peluru, ketebalan bajanya mencapai 7 mm. Sebagai ranpur, awalnya Commando Ranger mengusung jenis ban run flat, tujuannya agar tahan jika dihujani peluru, tapi karena mengganggu mobilitas, pasalnya ranpur ini di AS kerap dibawa ngebut diatas 50 Km per jam, sehingga kurang pas memakai run flat, maka digantilah tipe ban dengan jenis tubeless pneumatic.

Meski Paspampres kini dilengkapi dengan panser Anoa buatan Pindad, tapi Commando Ranger nyatanya masih tetap eksis digunakan, bahkan setelah usianya mencapai 3 dekade. Perlu diketahui, meski berpenggerak roda four wheel drive alias 4×4, tapi Commando Ranger tidak dirancang untuk melahap medan off road. Dan ranpur ini tidak punya kemampuan berenang di air.

Tampilan depan Commando Ranger, tampak penutup untuk lubang penembakkan diantara dua kaca anti peluru

Commando Ranger lengkap dengan perisai baja untuk pelindung juru tembak

Digunakan oleh Tim SWAT
Ranpur ini kerap tampil di beberapa sekuel film Hollywood, salah satunya di Lethal Weapon (yang keberapanya saya lupa). Commando Ranger di AS memang saat ini masih dipercaya oleh pihak kepolisian sebagai saran serbu bagi tim SWAT (special weapon and tactics). Bahkan kini, Commando Ranger sudah di upgrade versinya menjadi Peacekeeper II, kendaraan serbu yang serupa tapi mengambil chasis Ford-F350. (Haryo Adjie Nogo Seno)

Commando Ranger milik polisi Filipina

Dipandang pas untuk misi anti teror, hingga kini Commando Ranger terus dipercaya oleh Tim SWAT, salah satunya dari Metro Nashville

Spesifikasi Commando Ranger
Buatan : Amerika Serikat
Pabrik : Cadilage Cage
Awak+personel : 2+6
Mesin : Mopar (cc..?)
Kecepatan max : 113 km/jam
Jarak tempuh : 482 km
Senjata : M-60 kaliber 7,62 mm

About these ads

4 responses to “Commando Ranger : Ranpur Lapis Baja Andalan Paspampres

  1. satu kata CUPU! :) masih mending SSE dan DMV dah

  2. DEWAN PIMPINAN RANTING PARTAI AMANAT NASIONAL PONDOK KARYA PONDOK AREN TANGSEL BANTEN JUSTRU TERTARIK AGAR TNI JUGA DAPAT MENAMBAHKAN ARSENALNYA DENGAN BTR-90 RUSIA,APC-8X8 ANOA (TERBARU) SEJUMLAH 50 BUAH,MBT.90 RUSIA,…ARHANUD PASKHAS TNI.AU DIPERKUAT DENGAN RUDAL S.300,S.400,ARHANUD TNI.AD DENGAN BRAHMOS,SEJUMLAH RUDAL JANGKAUAN 200KM.JANGAN LUPA ADALAH PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA PRAJURIT TNI SELURUH ANGKATAN-KESATUAN YANG ADA NAIKKAN 30-35%,RUMAH PRAJURIT.TRIMS.EKO BUDI WIBOWO KADER PAN.

  3. Notaris Corina SH

    Pak sy mohon bantuan agar menyampaikan kepada bapak Prabowo Subianto langsung untuk segera menolong saya dan putra saya dr kebiadaban yg sdh berlangsung 9 th dan 6 tahun parah sekali. musuh sy dilindungi Tomy Winata shg upaya hukum maupun jalur partai gagal, semua org dkt pak Prabowo sdh di hasut. mohon pak dibantu sampaikan kpd beliau. semua hp sy disadap. Kronologis terkait musibah yg sy alami sbb:
    Nama : Vanessa Richelle Sh dahulu bernama Corina Sh
    (Surat ganti nama terlampir)
    Tempat n tgl lahir : Telukbetung ,17 Mei 1972
    Status : Cerai dgn 1 putra bernama Reyner Asca ( 8 Maret 1995 )
    Pekerjaan : Notaris jakarta Utara
    No Hp : 021 70870822 ; 08997979000 ; 081929870800 ;081273600838

    Sejak tahun 2001 saya seorang notaris di Surabaya
    Febuari 2004
    Saya dikenalkan oleh lawyer Lukas Budiono dari Jakarta dgn seorg laki-laki bernama Harry Herjanto (Afung Botak)
    yang berkantor di Jl Rajawali no. 53 Surabaya ( pemilik pbrk PT Multi Spunindo Jaya, data perusahaan terlampir)
    Afung membuat Ajb melalui kantor sy di Jl Kayun 11 Surabaya
    saya hanya bertemu dgnnya 4 x saja itupun terkait pembuatan akta dan karena diajak Pak Lukas makan bersama .
    Rupanya sejak perkenalan Februari 2004 Afung botak sdh mengincar sy.

    Desember 2004
    Asisten sy bernama Anik Lestari meminta sy membacakan akta Jual Beli dgn alasan phk pembeli harus segera ke Jakarta , sertifikat sdh di cek dan tdk ada masalah sedang dlm perjalanan ke kantor. Sy sgt percaya pd asisten sy, ternyata menjebak sy dgn sertifikat sengketa daerah Rungkut Sby. Demi menjaga nama baik, sy mengganti harga rmh tsb sebesar 216 jt tanpa membebankan sesenpun pada Anik lestari krn dia menangis dan memohon maaf. Rupanya Anik diajak kerjasama oleh Afung menjebak sy. Tentu seterusnya pasti byk kecurangan2 yg dilakukan Anik atas perintah afung yg tdk sy ketahui krn sy sangat percaya dan mengasihi Anik spt keluarga sendiri.

    2005 – 2007
    Afung mengirim beberapa teman untuk menjodohkan sy dgnnya, melalui teman2 dan rekan2 notaris senior antara lain:
    Notaris Wahyudi Suyanto, Notaris Susanto, Notaris Kris Dharma, Notaris Yosefa, Notaris Lucy, Notaris Vonny dsb
    mrk mengatakan Afung kaya, baik, single memang belum menikah krn hidupnya rusak (sy mengetahui stlh musibah)

    Januari 2006
    Perceraian sy sah dgn mantan suami Aries Santoso SE dan sangat sy sesali krn sy dijebak oleh Afung botak melalui peramal, pembantu yg sy kasihi bernama Rokayah yg sdh bekerja sejak th 1996 mengadu domba sy dgn suami shg
    terjadi keributan2. Stlh musibah baru sy tahu semuanya sdh di skenario Afung, sangat licik dan keji juga kriminal krn sejak kenal Afung baik dirumah maupun di kantor byk kejadian barang-barang berharga yg hilang tentu sy tdk mungkin menuduh Rokayah dan adiknya mengingat kesetiaannya ikut sy sejak th 96 maka sy ikhlaskan meski dalam hati kesal,
    tanpa menginterogasi Rokayah yg sy pandang setia.barang barang yg hilang berupa jam tangan, handphone, perhiasan milik sy dan putra sy. Sprei 3 set merk sheridan seharga 6 jt pun hilang. byk sekali barang di rumah yg hilang blm lagi kamera sy
    dan putra sy juga discman dll. Sy mana sangka seorang pengusaha ternyata Maling dan penipu ulung merusak moral karyawan dan pembantu rumah sy.

    2006-2007
    Afung sering sms sy dan salahnya sy menanggapi krn terpengaruh teman-teman. Afung berulang kali mengajak saya menikah dgn rayuan muluk-muluk pdhl kami tdk pernah berpacaran hanya lewat sms aja , telp pun tdk pernah.

    Mei 2007
    Afung mengajak teman teman menjebak sy bahwa dia akan menikahi sy ternyata tipuan pdhl sy sdh mengundang beberapa family dtg ke Sby. Rupanya Afung menyuruh Licu pemilik toko buku Uranus di Surabaya (Jl. Ngagel jaya no. 91 telp. 031 5054548- 5024388) yg memang dulunya tetangga sy waktu di lampung. Licu ditugaskan untuk mempertemukan saudara2 sy dgn Afung. Sejak itulah saudara2 sy kompak turut membela Afung agar memaksa sy menikah dgn Afung. Sy org yg keras hati bila sdh pernah ditipu maka selanjutnya sy tdk akan percaya lg. mk sy putuskan tdk mau dgn Afung. Afung entah tau dr mana setelah saudara 2 pulang ke Lampung dia bisa menunggu sy di dpn restoran Duck king di galaxy mall tapi tdk sy gubris. wkt itu sy makan bersama anak dan pembantu sy Rokayah. sy sempat heran tau dari mana sy ada di resto Duck king.

    Awal juni 2007 – desember 2007
    Tiba tiba semua karyawan sy juga pembantu dan supir pergi tanpa pamit meninggalkan sy dan putra saya. Semua komputer di kantor sy dikosongkan tidak ada data sdktpun juga, tentu sy kebingungan pdhl sy msh punya 11 tanggungan akta yg belum beres.Karena sy panik dan takut bertemu klien, sy mengajak anak sy ke Jakarta membawa mobil Altis untuk meminta bantuan kpd paman sy Abi Hudoyo mantan bos SDSB dan PORKAS seluruh Lampung. Ternyata paman sy juga turut mempermainkan sy katanya dia sudah mencari yg namanya Afung sesuai alamat di Sby yg sy berikan tetapi tidak ada. Akhirnya sy berpindah pindah hotel berbulan bulan di jakarta dgn ketakutan krn diteror org org suruhan Afung. Lewat beberapa teman antara lain Hariyono, Tommy, Rosita mereka menyuruh sy ngemis ke rumah Afung agar masalah ini segera beres dan sms dari Afung pun menyuruh sy ke Sby untuk bertemu dirumahnya, demi anak agar bisa sekolah lg krn sdh membolos berbulan bulan
    ( kelas 8) sy mengalah mencari Afung kerumahnya ternyata sampai disana sy dan putra sy diusir dgn kasar oleh org yg sdh dipersiapkan Afung, sampai putra sy yg waktu itu berusia 12 th berlari ketakutan. lalu sy kembali ke Jakarta lg sampai di Jakarta kakak ke 2 Philip
    meminta sy ke Lampung sesampainya di Lampung dia bertanya ttg masalah sy dan tau tau dia memojokkan sy bhw sy pasti tdk benar slm di Sby mk bisa dikerjain org lalu dia memukul sy didpn mata anak sy dan mengusir dgn kasar sampai anak sy ketakutan dan menangis. Pdhl selama 3 thn terakhir sayalah yg membiayai hdp Philip dan dia sgt segan pd sy tapi sejak musibah ini tiba tiba jadi berani membentak-bentak dan menganiaya sy, sy dikerjain ke Lampung hanya untuk disakiti. Sy hanya bisa menangis bgt pun putra sy.
    Lalu sy kembali lg ke jakarta sampai di Jakarta anak sy asmanya kumat parah dan sakit sakitan. Sy menangis krn bingung apa maunya Afung, sy sms memohon belas kasihan drnya agar menghentikan menyiksa sy dan putra sy.Akhirnya teman Afung menelpon sy menyuruh sy mengemis lg ke Sby, demi anak,sy kembali lagi ke Sby tetapi dikerjain lg sampai
    3x kerumahnya tdk dibukain pintu. Lalu sy minta tolong kpd Farida tetangga sy di Sby untuk mengantar sy kekantor Afung di Jl Rajawali 53 sampai disana pun karyawan nya bilang tdk tau dan tdk bisa menghubungi Afung. Dalam keadaan putus asa sy datang ke rumah Notaris Susanto dan menangis krn sy sdh kehabisan uang berbulan bulan tidur hotel, pak santo
    memberi saya uang dan memberi tau bhw sy sudah dikurung. Artinya memang sy sedang dipermainkan oleh Afung.

    Januari 2008
    Waktu natal 25 desember 07 sy ke gereja Katedral di pasar baru bertemu dgn seseorg bernama George yg ternyata adalah org suruhan Afung. Dalam keadaan bingung kehabisan uang sy memintanya menjualkan mobil sy, altis tn 2004 dan di hargai 110 jt, dlm keadaan panik sy setuju aja tdk mengerti harga mbl dan tdk terpikir menjualnya di showroom. Dng uang tsb sy menyewa apartemen di Kelapa Gading Square. Afung sempat beberapa kali telp, tp setiap sy angkat ternyata sy dilecehkan jorok jorok oleh org2 suruhannya.sy tdk mengerti apa maksudnya menyiksa dan mempermainkan sy dan putra sy dgn sadis.

    Febuari 2008
    Tiba tiba pintu diketok krn sy lihat ada satpam apartemen mk sy bukakan ternyata sepasang suami istri pesuruh pengambil laundry, suaminya memukul sy dgn linggis sampai berdarah dan memar bengkak selama 1 bulan. Anak sy pun di pukul tp anak sy menangkis dgn galon air Aqua. Sy mencoba menghubungi kakak sy linus tp tdk diangkat bgt jg istrinya , rupanya sdh di skenario. Sy telp polsek padahal polisi janji mau datang tapi tdk kunjung datang rupanya sdh di jaga org org Afung. keesokan harinya pintu Apartemen ditulisi pakai pilox “orang GILA”, sy diamkan selama 2 hari kmdn datang petugas apartemen mengecat kembali.

    Maret 2008
    kakak sy Linus datang ke Apartemen sy dan meminta kunci rumah dan kantor sy dgn dalih akan memanggil karyawan dan pembantu2 sy serta membereskan masalah sy dgn Afung. Sy percaya lalu memberikan semua kunci rumah dan kantor. Ternyata sy dikerjain oleh Linus,
    dia mengajak sy ke Sby, sy pikir masalah sdh beres ternyata rumah sy berantakan ada 2 org laki laki sedang memasukkan baju baju sy ke koper dan kardus. Linus beralasan rumah sy kemalingan jd dia memindahkan brg brg sy ke Lampung dm keamanan pdhl brg brg berharga sdh ludes semua. Dan tdk ada tanda perusakan pintu maupun jendela tetapi kata Linus dia habis 20 jt benerin pintu dan jendela yg di jebol maling. sy tau sy sdg dikerjain tp sy tdk berdaya, untuk tetap di Sby bagaimana pertanggung jwban sy terkait akta akta yg blm beres serta bgmn bila di ganggu Afung. Tanpa ijin sy Linus meminta surat pindah dr sekolah anak sy, anak sy menangis sambil pukul pukul bantal berteriak kelak bila sdh dewasa akan
    memukul linus dan afung dgn tangannya. Hati sy perih melihat kesedihan anak sy yg ingin tetap bersekolah di IPH Surabaya tp sy tdk berdaya. Sy tdk mengerti apa maksud tujuan Afung menyengsarakan sy dan didukung kakak2 dan paman2 sy. jd anak sy selama 1 thn tdk sekolah dikerjain Afung dan saudara2. Dan sy dipaksa minum obat obat cuci otak setiap hari oleh Linus.

    Akhir Maret 2008
    sy dan putra sy menetap di Lampung di kontrakkan rumah didepan rumah Linus untuk jangka wkt 2 tahun. Sy tdk berdaya dan tdk mengerti knp harus 2 thn?

    Mei 2008
    Diam diam tanpa sepengetahuan sy. Linus mengajak putra sy ke Dr Woro Pramesti Spkj di Lampung untuk minta dibuatkan surat keterangan bhw sy sakit gangguan mental perlu istirahat 90 hari sejak tgl 28 Mei. ( ft cp terlampir) Putra sy dirayu agar membenarkan di dpn dokter bhw sy gila. Alasan Linus pd putra sy supaya masalah bisa cepat selesai dan bisa kembali ke Sby lg (hal ini sy ketahui stlh sy pulang dr Rehabilitasi).

    July 2008
    Linus meminta sy membuat Kuasa menjual Ruko kayun 11 di Sby untuk dirinya dgn dalih nanti buka kantor Notaris di Lampung atau Jakarta. Linus melakukan semua kejahatan ini atas perintah Afung mk tdk mengerti bahayanya pdhl dia sdh meminta surat keterangan dari dokter jiwa bhw sy gangguan mental perlu istirahat 90 hari artinya sejak 28 Mei 08 sd 28 Agustus 08. Surat tsb dikirimkan ke Ikatan Notaris di Sby. Knp linus hanya minta ijin 90 hari? sedangkan dia kontrakkan sy rumah untuk 2 tahun. kenapa tidak ajukan SK pindah saja?
    Kuasa Menjual dibuat oleh Notaris Ali lius no 3 tertanggal 29 July 2008 ( copy terlampir)

    September 2008
    Linus menjual ruko sy kepada notaris Victor tertanggal 11 September 2008 tapi sy hanya di transfer sebesar Rp 65 jt lalu tgl 12 September sebesar 9,5 jt lalu desember sebesar 50 juta. dengan dalih dia membelikan sy mobil second seharga 125 jt dan biaya biaya renovasi rumah yg kemalingan 20 jt, surat penetapan PN sy sbg wali ortu anak di bwh umur 35 jt dll semuanya dgn biaya yg tdk masuk akal di mark up hasil rekayasa. Copy Akta Jual Beli
    sampai hari ini sy minta tdk diberi,. setelah setahun baru sy diberi akta Pernyataan terkait penjualan ruko Kayun. isinya di pasal 4 bhw kelak bila putra sy telah dewasa merasa dirugikan mk Linus bertanggung jwb dan bersedia membyr ganti rugi sesuai harga pasar. Linus dijebak oleh Afung.
    (copy terlampir).

    Oktober 2008
    Sy ke Jakarta bersama Putra sy dan mendengar kabar Afung sdh setahun hidup serumah dgn seorang gadis dirumahnya di Ancol Jakarta. Afung memiliki rumah di Jakarta dan Surabaya. Kehidupan afung rusak kriminal dan bejad. Sy sempat dibantu pak Oktavianus bendahara golkar di Lampung berbicara melalui HP pak Okta dgn Tomy Winata dan pak TW mengutus pak Babay Chalimi menghubungi sy, sempat bertemu 2 kali tp paman sy Abi Hudoyo
    menghubungi pak Babay juga pak TW dan mengatakan sy sakit jiwa serta meminta mrk jangan turut campur krn akan diberesi paman sy sdr. Sy tau semua ini dari tetangga sy di Lampung. Pantas pak Babay langsung berubah thd sy. Karena tdk ada pertolongan, saya upaya menyebar sms penindasan ini kepada masyarakat Surabaya. Apalagi Afung telah melecehkan saya dgn mengirimkan VCD mesum antara dia dgn teman kumpul kebonya.

    Januari 2009
    Tanpa sepengetahuan sy Linus mengajukan permohonan berhenti sebagai Notaris di Surabaya ke Menkeh dan disetujui (copy terlampir). jadi sejak Mei 2007 sd Januari 2009 sy tidak buka kantor tanpa ijin cuti kpd Menkeh ( sertificate cuti terlampir ) jelas INI Surabaya menyalahi aturan.
    Sy meminta uang hasil penjualan ruko untuk membayar uang sekolah anak sy tapi tdk diberi malah sy disuruh minta sdr kpd Victor. Pdhl mnrt Victor sdh dilunasi kpd Linus. Krn sy selalu ditipu akhrnya sy menjual mobil dan berdua putra sy ke Jkt mencari pertolongan. Semua Lawyer awalnya berminat membantu tp keesokan harinya berubah tdk mau tangani. rupanya Hp sy disadap Afung shg sy menghubungi siapa saja dia pasti tau dan menggagalkan.

    Maret 2009
    Sy kembali ke Lampung tanpa hasil, krn semua jalan buntu sy upaya sms ke semua no Hp di Sby menyiarkan kpd masyarakat Sby bhw sy dicelakai Afung botak. Makanan sy diberi obat over dosis shg sy lansung tertidur sampai bsk pagi bangun tdk bisa menggerakkan kepala, sangat sakit sekali.

    Mei 2009
    Sy bilang pd pembantu ,untung ada pak TW sy sdh tdk dipukuli lagi. keesokan harinya Philip menghampiri sy langsung memukul bertubi tubi di kepala
    dan badan sy spt orang kesetanan , menyeret sy dan membenturkan ke meja makan serta menyiram sy dgn 3 rantang kuah sayur,putra sy menolong malah ikut
    dipukuli sampai biru biru (memar) krn sdh tdk tahan lagi selalu dianiaya sy datang ke Polres Telukbetung dan setelah di data polisi Didik mengantar sy Visum ke RS sumber Waras.
    2 hari sekitar tgl 21 Mei kemudian polisi datang bersama 4 orang laki laki salah satunya mantri memegangi sy dan menyuntikkan obat bius. Lalu sy di bawa ke Rehabilitasi di Serpong selama 1 bulan disana.

    Mei sd Juni 2009
    Sy 1 bulan di RS rehabilitasi di Serpong. setiap hari sy harus minum obat.

    July 2009
    Akhir Juni sy dipindah ke RS jiwa Dr Michael Barja jl. Kaji Jakarta ( daerah Cideng ) disana sy ditanya oleh dr Tyas apakah sy pernah observasi slm 3 bln? sy jwb tidak pernah, lalu dr Tyas memberitau sy bahwa seseorg dinyatakan sakit jiwa bl sdh di observasi slm 3 bln. Sy juga di tes IQ atas permintaan keluarga, setelah 1 bulan lebih sy dipindah lagi. setiap hari sy juga minum obat .

    Agustus 2009
    Sy dipindah ke rumah Rehabilitasi milik gereja Abalove namanya Rapha House, selama hampir 2 bulan dan setiap hari minum obat. Sy tau sy dikerjain oleh Afung
    krn hanya sy yg disuruh cuci piring bekas makan semua org sekaligus alat masak. Afung benar benar sakit jiwa senang menyengsarakan sy jg putra sy.

    Oktober 2009
    Sy kembali ke Lampung, putra sy terlihat kurus rupanya kata pembantu dia sering menangis memanggil manggil sy krn selama hampir 4 bln hanya 2x menjenguk sy. Putra sy bercerita bhw Linus mengatakan pd putra sy agar jangan mau dekat mami kamu nanti ketularan gila. jangan dekat dekat. hati sy perih tdk tau apa tujuan mrk merusak mental dan kehdpan sy dan putra sy, kejam dan sadis. Linus pun sempat mengancam sy bila macam2 mau di jebloskan ke RSJ lg. Meski sdh pulang dr RS setiap hari Philip datang kerumah sy pagi sore memaksa sy minum obat. Dan baru sy tau bahwa sy telah berhenti sbg notaris dan baru diberikan akta Pernyataan terkait penjualan Ruko kayun. Setiap bln sy dijatah 7,5 juta.

    Desember 2009
    Paman sy Abi yang tdk pernah jenguk sy slm di rehab bgt pun dgn saudara lain. Yg jenguk hanya putra sy itupun 2x diantar Philip. Tiba tiba Abi datang kerumah sy sambil mengancam dgn kata2 yg sm dgn Linus, katanya ” bila lu macam2 lg gua jeblosin lg lu ke RSJ”. Sy yakin kata kata ini ini dari Afung. Maksud macam2 adalah bila sy upaya nyari lawyer atau sebar sms ke masyarakat atau minta tolong kemana2 lg. dengan berlagak baik Abi bilang mau keluarkan uang buat sy urus SK Notaris lg pdhl sertifikat rumah sy diambil , rumah sy di lampung kembali di geledah2 dan surat2 penting diambil sewaktu sy di rehabilitasi. Mrk selalu menggeledah2 rumah sy baik yg di Sby maupun di Lampung sangat liar sekali.

    Maret 2010
    Sy mengajukan surat kpd Menkeh agar mengkaji ulang SK pemberhentian sy

    Juni 2010
    Surat permohonan sy dikabulkan menkeh SK Pembatalan keluar dan sejak 3 juni 2010 sy dipulihkan sbg notaris di Sby lg. lalu sy mengajukan rekomendasi pindah kpd INI (Ikatan Notaris Indonesia) Sby.

    Oktober 2010
    Lalu sy upaya hukum agar uang penjualan ruko bisa sy dapatkan serta Dr Woro bisa sy Perkarakan. Sy memakai jasa kantor LBH Adnan Buyung cabang Lampung. Sudah lapor Polda Lampung (bukti terlampir) jg sdh dpt surat penyelidikan dilanjut, yg menangani penyidik Kompol Johnson. tetapi surat penyelidikan dilanjut diminta lawyer LBH Adnan Buyung cbg lampung sampai saat ini tdk dikembalikan pd sy. Ternyata Lawyer di LBH Adnan Buyung membelot dan menghindar meneruskan perkara sy.

    Januari 2010
    Wartawan Handal mewawancarai dr Woro Spkj dan dr Woro mengakui memang tdk mengenal sy dan membuat surat tsb atas permintaan kakak sy Linus.

    Oktober 2010 sd Januari 2011
    Sejak sy lapor Polda penyiksaan dr Afung bertambah parah sy diracun obat obatan over dosis lewat makanan yg sy beli dan minuman. efek obat sangat sakit dari otot di pinggang sampai ke kepala belakang ketarik sakit sekali, lidah kelu ketarik sampai tdk bisa bicara jelas. sy sangat menderita.belum lagi pembantu diajari mencuri dan kabur. Keuangan pun di stop. Akhirnya sy menjual perabot rmh sy yg sy beli lbh dr seratus jt krn mebel2 davinci china.Sy jual kpd pemilik rumah dgn harga 25 jt, sy sengaja jual murah agar pemilik segera menyetujui dr pd di gagalkan afung lg. Dgn uang tsb sy brgkt ke jakarta dgn putra sy krn keuangan distop otomatis tdk bisa sekolah lg.

    Akhir januari 2011 sd Febuari 20011
    Waktu imlek Febuari 2011 sy memberanikan diri kerumah Tomy Winata yg kebetulan open house. Krn pernah berbicara dgnnya di telp mk sy memberanikan diri untuk meminta pertolongannya. Ternyata Pak TW sdh dibisiki 2 orang temannya yg sy yakini teman Afung. Akhirnya pak TW memanggil sy dan dia bilang ini suasana sincia tdk mau membahas perkara. Nadanya pun tdk enak akhirya sy beranjak berdiri dan dia msh mengucapkan kionghi (selamat thn baru) tp sy tdk jawab. krn sy yakin pak TW sdh kena pengaruh paman dan Afung. Benar sj sms dari Afung masuk dan mengejek ejek sy katanya sukur dimarahi TW dsb. Kata- kata yg menyakitkan terus masuk lewat sms.

    Febuari 2011 sd 5 Oktober 2011
    Keuangan sy dibantu oleh teman sy Pak Hariyono pabrik rokok Alam Subur di Kraksaan Probolinggo Jatim. Sy mendatangi instansi2 pemerintah antara lain : kantor HAM, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Ombusman sampai ke Gardu Prabowo dan Hanura. Semua tidak bereaksi.Sy berpindah pindah apartemen krn Afung selalu menyuruh pemilik apartemen usir sy pdhl sy sdh sewa 3 bln, janjinya akan dikembalikan ternyata setelah keluar dr apartemen uang tidak dikembalikan sampai sy terpaksa kost. Di kostpun mengalami hal yg sama, Selama periode ini saya juga menyerbarkan sms kejahatan Afung Cs ke masyarakat Lampung dan Surabaya.

    5 Oktober 2011 sd 5 Maret 2012
    Sy dan putra sy dijemput paksa oleh org org Ambon pemilik Rehabilitasi di Sawangan. Sy dipisah oleh anak sy kata mrk Putra sy pulang ke jakarta ternyata saudara pemilik rehabilitasi keceplosan bahwa putra sy ada dibawah bersama sama orang2 sakit jiwa dikurung spt penjara. sy menagis dan berteriak sampai diperlakukan kasar oleh pemilik Rehabilitasi yaitu pak Brian, sy disiram air dan mau dipukul tapi sy tdk perduli tetap meminta dipertemukan dgn putra sy. Pasti sangat Shock dicampur dgn orang2 sakit jiwa dewasa. Diantaranya ada yg mengidap HIV. Ternyata benar bgt dipertemukan dgn sy, putra sy sgt ketakutan dan tdk mau jauh dari sy, tidurpun peluk saya. Mentalnya jatuh ternyata setiap hari menangis krn kangen pd sy juga takut dgn org 2 yg sakit jiwa. Putra sy dijadikan satu dgn 23pasien sakit jiwa dewasa, ini benar benar pelanggaran HAM anak. Sy tdk mungkin memaafkan Afung dan saudara2 sy, apalagi putra saya sewaktu direhab pernah dipukul oleh org sakit jiwa bernama Andy dgn mengunakan gelas kaca sampai kepala bagian belakang bocor mengeluarkan darah sangat banyak dan hidung juga berdarah (luka di kepala meninggalkan bekas). Saya memohon kpd pihak rehab utk membawa ke rumah sakit. Meski paman dan saudara sy mengetahui kejadian itu mereka tdk peduli.
    Setelah 3 bln sy berkesempatan berbicara dgn pak Brian yg sdh meminta maaf pd sy krn kekasarannya.Sy katakan bhw sy seorang notaris serta anak sy dibawah umur maka Pak Brian tdk mengharuskan sy minum obat dokter Uli krn tau sy tdk sakit jiwa. Rupanya paman sy curiga sy tdk minum obat maka Abi dan Philip berniat memindahkan sy ke RSJ Dharmawangsa, Philip sdh membawa mantri dan aparat tapi sy dilindungi oleh pak Brian. Lalu pak Brian menghubungi temannya lawyer Charlie Naiborhu di Menara Gracia Kuningan jakarta, pak Chalie meminta sy tes kejiwaan untuk memastikan bahwa sy sehat jiwa maka dgn didampingi Pak Brian dan pak Charlie sy ke RS Bhayangkara ditangani dr Esther Spkj. lalu sy diminta tes di RS Cikini berupa tes tertulis 567 nomor dan tes wawancara. 5 hari kmdn hasil tes keluar dan sy dinyatakan sehat jiwa dgn klasifikasi maskulin artinya sy wanita mandiri. hasil tes sy menurut dokter sy diatas rata rata orang normal
    alias sehat dan cerdas. Hasil tes ada pada pak Charlie hp 08129597070, selanjutnya sy diantar pak Charli ke Polda Jkt, berkas diterima tp dioper oper krn delik perkara ada di Sby, Lampung dan Jkt. Shg Pak Chalie meminta sy bersabar tetap di Rehab pdhl Putra sy sdh tdk tahan lg di kurung didlm kamar 5 bulan akhirnya demi putra sy agar bisa sekolah, sy menyerah pd paman sy Abi. Sy tau keputusan sy sangat mengecewakan pak Charli yg sdh susah payah membela sy, tp sy juga tau proses polda pasti memakan wkt sgt lama mengingat paman sy kenal baik dgn aparat di Polda.

    5 Maret 2012 sd akhir April 2012
    Akhirnya sy dijemput philip , dengan harapan paman sy memenuhi janjinya akan memberi sy uang untuk mengurus SK Notaris serta menyekolahkan putra sy. Ternyata sy dan Putra sy dipindah ke Rehabilitasi Doulos di dkt Bogor pemilik Rehabilitasi adlah Pak Riandy pengurus di Partai PDS atau partai Kristen. Sy tdk paham. Krn putra sy menangis dan menjerit jerit akhirnya perawat menghubungi paman sy meminta putra sy dibawa pulang. Putra sy dibawa ke Lampung dan tdk di les kan apalagi disekolahkan sampai hari ini. Akhir April sy pulang ke Lampung dan tinggal dirumah Philip, sy menagih janji untuk urus SK. Ternyata Abi hanya memberi biaya untuk urus rekomendasi di Sby sedangkan untuk SK tidak. Untung saja sy dibantu teman sy sejak SD namanya Anita, kakak angkat sy pak Halim dan Harfit, mereka
    bertigalah yg membiayai hidup sy dan membayar les bimbel putra sy krn Mei 2013 akan ujian Paket C.

    25 Oktober 2012
    SK Notaris keluar untuk wilayah jakarta Utara ( cpy terlampir)

    26 November 2012
    Pengangkatan Sumpah Notaris
    Anita membantu sy memintakan sertifikat rumah sy di surabaya yg dikuasai Abi.

    Harapan sy semoga penindasan ini segera berakhir dan kehidupan sy juga Putra sy segera dipulihkan. Karena Afung dan Saudara saudara sy menyiarkan berita ke masyarakat bahwa sy sakit jiwa agar tidak ada yg mau menolong sy.maka sy menuntut pemulihan nama baik dan kemerdekaan hidup. serta harta saya yang mereka rampas.

    Terima kasih

    Salam Vanessa Richelle SH

    Note:
    Keterangan saya dapat dicek ke Notaris Miftachul, SH (Pengurus I.N,I) Surabaya no. Hp 081331001585.

    Yang bisa dipidanakan atas musibah ini adalah sbb:
    1. Menghapus semua file pada computer di kantor dan sabotase semua karyawan juga pembatu dan supir.
    2 Penganiayaan 3 kali terhadap perempuan dan anak dibawah umur,
    3. Pencuriaan barang2 di rumah dan di kantor.
    4. Fitnah dan pencemaran nama baik. Terkait surat keterangan dr Woro Pramesti, Spkj padahal saya tdk kenal dr Woro, apalagi jadi pasiennya. Dengan surat tersebut digunakan menyiarkan fitnah ke masyarakat.
    5. Kuasa jual cacat hukum.
    6. Dipertanyakan akta jual beli tdk pernah saya terima, dicurigai pembelinya adalah Harry Herjanto (Afung Botak), tetapi di akta pernyataan pembelinya tertulis Victor
    7. Laporan palsu ke Menkeh bahwa saya sakit jiwa lalu memberhentikan saya sebagai notaris.
    8. Saya sebagai notaris dan anak saya dibawah umur dijebloskan ke rehabilitasi orang-orang sakit jiwa, sehinga anak saya trauma berat. Mentalnya rusak karena ketakutan.
    9. Hidup dalam penindasan,ancaman dan kekerasan fisik dan mental melanggar HAM anak dan perempuan.
    10. Penculikan dan penyekapan di rehabilitasi selama 11 bln krn tanpa ada surat pengantar dari dokter jiwa utk masuk ke rehabilitasi.
    11. Persekongkolan atau kejahatan yg direncanakan sampai saat ini.
    12. Karena musibah ini saya tdk bisa bekerja selama 6 thn dan anak tdk sekolah 4 thn.
    13. Dipaksa minum obat-obatan selama 5 tahun.
    14. Pelecehan Afung dgn mengirimkan video mesumnya.

    Dengan adanya musibah ini saya kehilangan :
    1. Ruko di Jl. Kayun No. 11 Surabaya
    2. Rumah di Jl. Mojoklangru Kidul Blok H No. 30 Surabaya
    3. Mobil Toyota Altis dan Ford Everest
    4. Isi kantor dan rumah.
    5. Tabungan dan perhiasan.
    6. Kesempatan berkerja dan sekolah anak.
    7. Nama baik.
    Repl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s